AHLAN WASAHLAN BIHUDLURIKUM-SELAMAT DATANG DI WEBSITE MI MURNI SUNAN DRAJAT LAMONGAN | MI MURNI SUNAN DRAJAT LAMONGAN UNGGUL DALAM PRESTASI, BERPIJAK PADA IMAN DAN TAQWA | KELUARGA BESAR MI MURNI SUNAN DRAJAT MENGUCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH 1439 H. SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN KESUKSESAN PADA KITA SEMUA | Hadits hari ini: خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.” | اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِه “Bacalah oleh kalian Al-Qur`an. Karena ia (Al-Qur`an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim 804] .

Senin, 25 Desember 2017

MI Murni Sunan Drajat gelar uji publik Khotaman-Imtihan Alqur'an juz 1, 29 dan 30

MI Murni Sunan Drajat Lamongan kembali menggelar uji publik tahfidz Jus 1, 29 dan 30 bagi siswanya yang dihadiri oleh ustadz/ustadzah, orang tua murid dan tamu undangan dari lembaga TPQ pengguna metode ummi. Kali ini sebanyak 280 siswa dari kelas I sampai VI mengikuti kegiatan yang dihelat di gedung asrama haji atau IPHI kabupaten Lamongan yang terletak di jalan Sumargo Ahad (10/12/17).

Koordinator AlQuran MI Murni Sunan Drajat ustadzah Nafidah mengatakan, "Sebelum dilakukan uji publik ada tahapan Muna, qosah, dan munaqosah diadakan untuk menguji anak-anak, sudahkah mampu membaca Al Quran dengan baik dan lancar sesuai standar. Dalam munaqosah materi yang diuji meliputi fashohah, tartil, hafalan gharib, hafalan tajwid dan hafalan bagi Juz 30".
Bagi peserta munaqosah yang dinyatakan lulus, akan mengikuti khataman dan imtihan atau uji publik. Sedangkan yang belum lulus, disediakan waktu untuk mengulang ujian. Ditambahkan  bahwa untuk mengawal kualitas standar pembelajaran metode Ummi ini para guru Al Quran MI Murni Sunan Drajat mendapatkan supervisi, sertifikasi dan tahsin reguler secara berkala dari Ummi Foundation pusat di Surabaya.


Kepala MI Murni Sunan Drajat ustadzah Muchayum, S.Ag. mengatakan, uji publik yang dilaksanakan kali ini merupakan yang ke sembilan kalinya dengan peserta 280 siswa. “Alhamdulillah jumlah siswa yang telah diuji publik tahun ajaran 2017/2018 sebanyak 280 siswa. Jumlah ini terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya,” jelas Muchayum panggilan akrab kepala MI Murni Sunan Drajat ditemui usai pelaksanaan uji publik di sekolah setempat.

Dijelaskan Muchayum, adanya peningkatan peserta uji publik juz 29 dan juz 1 tersebut dikarenakan adanya upaya penambahan jam dan waktu pembinaan dari tahun sebelumnya. Peningkatan program alquran ini katanya, sebagai upaya peningkatan pembinaan dan pemahaman bagi siswa. Dimana pada saat masuk sekolah diawali dengan mengaji.

Muchayum menambahkan, “Tahun ini ada peserta termudah dari kelas satu dan dua. Mudah-mudahan tahun depan kelas 2 dan 3 sudah diuji publik juz 30,” harapnya. Kepala sekolah juga berharap, agar orang tua juga turut bersama dalam memberikan bimbingan dan pendampingan kepada anak-anaknya di rumah.
Sementara itu dalam uji publik ini hadir ustadz H. Ahmad Yusuf selaku pendiri Ummi foundation mengungkapkan pihaknya ingin memperkuat rasa cinta dan bangga para siswa maupun orang tuanya kepada Alquran sebagai cara hidup (the way of life) dan sumber pengetahuan serta inspirasi. “Orang tua harus menghafal Qur'an, anak-anak kita harus bangga untuk mempelajari Qur’an, mempelajari isinya dan mengamalkannya. Kalau mau menyekolahkan anak sekolahkan di sekolah yang ada pembelajaran Alqurannya. Inilah yang harus kita bangun yaitu semangat cinta pada Qur’an yang akan memperkuat cinta mereka kepada agamanya, sesamanya, bangsanya, dan negaranya,” papar ustadz Yusuf.

Dalam kesempatan ini dilakukan pula penyerahan penghargaan kepada murid yang berprestasi dalam pembelajaran Alquran, peserta termudah, dan siswa terbaik lainnya sepeeti terbaik tartil, tahfidz. Acara ditutup dengan doa oleh Habib Husien Alhaddad selaku ketua YPSD. (humas)










Subscribe to this Blog via Email :

Peta MI