AHLAN WASAHLAN BIHUDLURIKUM-SELAMAT DATANG DI WEBSITE MI MURNI SUNAN DRAJAT LAMONGAN | MI MURNI SUNAN DRAJAT LAMONGAN UNGGUL DALAM PRESTASI, BERPIJAK PADA IMAN DAN TAQWA | KELUARGA BESAR MI MURNI SUNAN DRAJAT MENGUCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH 1439 H. SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN KESUKSESAN PADA KITA SEMUA | Hadits hari ini: خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.” | اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِه “Bacalah oleh kalian Al-Qur`an. Karena ia (Al-Qur`an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim 804] .

Minggu, 06 Mei 2018

Siswa MI Murni Sunan Drajat sabet medali perunggu IMWIC (International Mathematics Wizard Chalenge)

Siswa MI Murni Sunan Drajat Lamongan kembali berhasil mengukir prestasi dalam ajang International Mathematics Wizard Challenge (IMWIC) 2018 yang berlangsung di REDTOP Hotel Jakarta pada 5 - 6 Mei 2018. 

Dia adalah Rafel Dzinun Muhammad siswa kelas lima yang telah berhasil mengharumkan nama Indonesia bersama 190 pelajar dari KPM (Klinik Pendidikan MIPA) Indonesia di kanca Internasional.


International Mathematics Wizards Challenge merupakan event tahunan yang rutin digelar oleh perkumpulan asosiasi matematika di Asia. Klinik Pendidikan MIPA tahun ini dipercaya menjadi tuan rumah di Indonesia, sebelumnya ajang ini digelar di Xiamen, China pada tahun 2017.


Bersama Klinik Pendidikan MIPA yang telah menggelar serangkaian seleksi di berbagai daerah untuk mencari peserta terpilih yang akan mengikuti IMWiC 2018. Selain seleksi langsung di daerah, panitia juga memilih peserta terbaik dari para finalis KMNR Se-Indonesia ke-13 yang sudah dilaksanakan pada minggu (15/04/2018) lalu.


Setelah melewati serangkaian tes, Rafel dan peserta IMWIC lainnya terpilih menjalani karantina yang bertempat di Hotel Permata Bogor dari tanggal 27 April - 04 Mei 2018. Di masa karantina, para peserta mengikuti pembinaan karakter, pembinaan sikap mental, dan pembekalan materi matematika.
 
Ini adalah kompetisi internasional yang ke dua yang dikuti Rafel dan berhasil meraih juara, Menurut Rafel panggilan akrabnya dirinya mengungkapkan selama masa karantina ada rasa rindu tapi karena banyak teman dari seluruh Indonesia jadi rasa kangen itu hilang.

“Rindu sama orang tua selalu ada, tapi selama karantina, saya senang dan rasa rindu terobati karena banyak bertemu teman baru, guru yang seru, dan ilmu baru,” kata siswa kelas 5 yang hobi baca buku.

Sementara itu menurut ustadzah Muchayum kepala madrasah mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang telah diraih oleh salah satu siswanya di ajang Internasional.

"Alhamdulillah, siswa kami berhasil meraih medali perunggu, Terima kasih kepada orang tua, ustadz/ustadzah MI Murni Sunan Drajat dan KPM atas do'a dan supportnya sehingga ananda berhasil" ujar ustadzah Muchayum kepala madrasah Ibtidaiyah Sunan Drajat Lamongan.
Semoga prestasi yang telah didapatkan mampu menginspirasi dan membangun semangat anak-anak Indonesia lainnya dalam belajar dan mencetak prestasi khususnya MI Murni Sunan Drajat Lamongan. (humas)



Subscribe to this Blog via Email :

Peta MI