AHLAN WASAHLAN BIHUDLURIKUM-SELAMAT DATANG DI WEBSITE MI MURNI SUNAN DRAJAT LAMONGAN | MI MURNI SUNAN DRAJAT LAMONGAN UNGGUL DALAM PRESTASI, BERPIJAK PADA IMAN DAN TAQWA | KELUARGA BESAR MI MURNI SUNAN DRAJAT MENGUCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH 1439 H. SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN KESUKSESAN PADA KITA SEMUA | Hadits hari ini: خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.” | اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِه “Bacalah oleh kalian Al-Qur`an. Karena ia (Al-Qur`an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim 804] .

Wednesday, September 10, 2014

AMT (Achievement Motivation Training) Bekal Sukses Ujian Nasional


Sebagai sekolah Islam dalam menjalankan amanah sebagai lembaga dakwah yang berbasis pendidikan, MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan pasti akan terus mengembangkan pelayanan dan mutunya agar tetap mendapatkan amanah dari masyarakat. Oleh karenanya setiap tahun inovasi-inovasi pembelajaran maupun agenda pendukungnya terus dikembangkan berdasarkan tuntutan dan  alur jaman yang semakin menuntutnya untuk selalu berubah.Jenjang kelas 6 adalah  jenjang terakhir atau kelas terakhir sekolah dasar. Jenjang ini adalah hasil nyata bagaimana hasil tumbuh kembang anak dari masa pembelajaran selama 6 tahun bersekolah. Kelas 6 adalah hasil panen yang akan dipetik setelah 6 tahun menanam dan merawat dengan segala perjuangan dan pengorbanannya. Bahkan sebagian orang mengukur sukses tidaknya seorang anak belajar selama 6 tahun diukur dari sukses tidaknya menyelesaikan ujian akhir sekolah. Oleh karenanya biasanya pihak sekolah selalu berusaha keras untuk mensukseskan anak didiknya di kelas 6 untuk menghadapi ujian akhir sekolah.
Merupakan tradisi yang sudah rutin dilaksanakan MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan pada semester gasal yaitu mengadakan training motivasi untuk kelas 6. Training ini dinamakan Achievement Training Motivation (AMT). Training ini lebih menitik beratkan pada pembekalan karakter siswa terutama dalam hal menghadapi Ujian Nasional dan sebagai persiapan bagi siswa untuk mengikuti jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Training ini akan membongkar ketakutan siswa dalam menghadapi soal-soal ujian nasional yang sekarang berubah menjadi Ujian Sekolah dasar dan Madrasah. Ujian nasional yang masih menjadi momok bagi sebagian siswa, akan dibahas tuntas dalam training ini, bagaimana cara menghadapinya. Siswa akan dilatih bagaimana cara menaklukan soal- soal ujian. Dalam training yang dilaksanakan pada akhir pekan ini, siswa dibekali dengan 7 kunci sukses yang diurai dengan kata SUKSESS.  Kata SUKSESS merupakan kepanjangan dari (S) Santun kepada orang tua, (U) Usaha belajar dan berlatih, (K) Kedekatan diri kepada Alloh , (S) Selalu bersikap jujur, (E) Efisienkan waktu, (S) Semangat jadi juara  dan (S) Semua bisa sukses. Tujuh kunci ini bukan sekedar kunci sukses dalam menghadapi Ujian Nasional saja. Namun tujuh kunci ini diharapkan bisa menjadi kunci sukses bagi siswa saat menghadapi masa depan mereka. Selain menanamkan nilai-nilai kehidupan dan kunci sukses mengadapi ujian, training ini juga digunakan menjembatani antara anak dan orang tuanya. Karena  AMT ini dilakukan secara berurutan setelah AMT 1 dengan sasaran para siswa kelas 6, dilanjutkan AMT 2 yang  diikuti oleh orang tua atau wali murid kelas 6. Dengan demikian, diharapkan kerjasama dalam menjalankan kunci sukses ini bisa saling bersinergi. Di sekolah maupun di rumah.  Meski dilakukan di akhir pekan, para siswa antusias dan senanag mengikuti training yang hanya dilakukan satu tahun sekali ini.  Dengan membuat surat cinta untuk Ayah dan Bundanya. Para siswa menuliskan juga apa cita-cita serta cara meraihnya. Hal ini sangat membantu dalam hal pemetaan belajar siswa. Sehingga sejak dini siswa sudah dikenalkan tentang mind mapping kehidupan mereka.
Alhamdulillah, agenda – agenda pendukung semacam ini memberikan dampak yang cukup besar. Siswa menjadi sadar bahwa kunci sukses utama dalam belajar adalah menghormati dan berbuat santun kepada orang tua. Siswa juga  menyadari bahwa keridloan orang tua menjadi kunci utama pembuka pintu kesuksesan mereka dalam kehidupan. Inilah yang menjadi salah satu tujuan dari training ini. Dan para orang tua juga merasakan perubahan yang cukup signifikan pada putra-putrinya pasca training ini. Dan sesuai harapan sekolah, semoga bekal nilai-nilai kehidupan yang ditanamkan sejak dini ini menjadi bekal siswa memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Dan semoga anak-anak istiqomah dan menjadi teladan yang inspiratif bagi kalangan muda pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Subscribe to this Blog via Email :

Peta MI

Kegiatan Karakterku