Lamongan – Suasana penuh semangat dan kebahagiaan menyelimuti keberangkatan murid kelas VI MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan dalam kegiatan “Sixth Grade MI Murni Sunan Drajat Lamongan Goes to Jogja” Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan rihlah edukatif ini dilaksanakan sebagai bentuk penyegaran sekaligus sarana pembelajaran setelah para murid menyelesaikan rangkaian ujian akhir tahun.
Kegiatan diawali dengan pembekalan dan doa bersama di mushala madrasah yang dipimpin langsung oleh Kepala MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan, Ustaz Ubaidillah, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau berpesan kepada seluruh murid agar senantiasa menjaga nama baik dan almamater madrasah selama mengikuti perjalanan.
“Jagalah sopan santun, akhlak, serta adab di mana pun berada. Kalian adalah duta MI Murni Sunan Drajat Lamongan. Tunjukkan perilaku terbaik sebagai pelajar yang berakhlakul karimah,” pesan beliau.
Ustaz Ubaidillah juga menyampaikan bahwa kegiatan rihlah ini merupakan bentuk apresiasi dan penyegaran bagi murid setelah melalui berbagai tahapan ujian yang cukup padat selama kelas VI.
“Kegiatan ini menjadi sarana refresh bagi anak-anak setelah melaksanakan serangkaian ujian. Semoga menjadi pengalaman yang menyenangkan, menambah wawasan, serta mempererat kebersamaan antarsesama teman dan guru pendamping,” tambahnya.
Perjalanan menuju Yogyakarta dimulai pada Senin malam, 8 Juni 2026. Setibanya di Kota Pelajar, para murid diajak mengunjungi berbagai destinasi edukatif dan wisata budaya, di antaranya Candi Prambanan, pusat oleh-oleh Bakpia 25, kawasan wisata Malioboro, serta Ibarbo Park. Selain menikmati keindahan dan kekayaan budaya Yogyakarta, murid juga mendapatkan pengalaman belajar langsung di luar kelas yang penuh makna.




Sepanjang perjalanan, para murid tampak antusias dan bersemangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Keceriaan terpancar dari wajah mereka saat menikmati wisata sejarah di Candi Prambanan, berburu oleh-oleh khas Yogyakarta, hingga menjelajahi kawasan Malioboro yang menjadi ikon kota tersebut.
Meski sedang berwisata, nilai-nilai keislaman tetap menjadi prioritas. Seluruh peserta melaksanakan ibadah salat berjamaah yang telah dijadwalkan selama perjalanan dengan pendampingan para ustaz dan ustazah. Hal ini menjadi wujud komitmen madrasah dalam menanamkan keseimbangan antara ilmu pengetahuan, pengalaman, dan pembentukan karakter islami.
Kegiatan rihlah ini diharapkan menjadi pengalaman berharga yang akan selalu dikenang oleh murid kelas VI sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Selain memberikan penyegaran setelah ujian, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, menumbuhkan rasa syukur, serta memperkaya wawasan melalui pengalaman belajar di luar lingkungan madrasah.
Semoga perjalanan ini senantiasa diberikan keselamatan, kelancaran, keberkahan, dan seluruh peserta dapat kembali ke Lamongan dengan sehat, bahagia, serta membawa pengalaman berharga yang bermanfaat untuk masa depan mereka. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin. ✨🤲





(Media Center MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan)
Tinggalkan Komentar