Info Sekolah
Jumat, 14 Agu 2026
  • Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif NU Sunan Drajat Lamongan mempunyai Visi "Mewujudkan Generasi Qur'ani, Berakhlakul Karimah, Berprestasi, dan Berbahasa Internasional"
  • Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif NU Sunan Drajat Lamongan mempunyai Visi "Mewujudkan Generasi Qur'ani, Berakhlakul Karimah, Berprestasi, dan Berbahasa Internasional"
14 Agustus 2026

Semarak Hari Pramuka ke-65, MI Murni Sunan Drajat Lamongan Ajak Murid Mantapkan Langkah Menuju Indonesia Emas 2045

Jum, 14 Agustus 2026 Dibaca 16x Kegiatan Madrasah

LAMONGAN — MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan memperingati Hari Pramuka ke-65 pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di lapangan utama madrasah tersebut diikuti oleh seluruh murid kelas I–VI bersama ustaz dan ustazah dengan penuh antusias.

Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema “Mantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Sejak pagi, seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan mengenakan seragam Pramuka lengkap.

Kegiatan diawali dengan pembacaan dzikir pagi yang dipimpin oleh Ustazah Aslihatun, S.HI. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penguatan Jatidiri NU yang disampaikan oleh Ustazah Afwatur Rohmah, M.Pd.

Acara kemudian dilanjutkan dengan upacara peringatan Hari Pramuka ke-65. Ustaz M. Khusen Basti, S.Th.I. bertindak sebagai Pembina Upacara.

Dalam amanatnya, Ustaz M. Khusen Basti menyampaikan pesan yang mengutip sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka bahwa pendidikan kepramukaan terus berkembang dari learning by doing menuju learning, creating, and solving, yaitu belajar, mencipta, dan menyelesaikan persoalan nyata.

“Setiap Pramuka diharapkan memiliki lebih dari sekadar pengalaman, tetapi juga wawasan, keterampilan, kedisiplinan, keberanian untuk mencoba, serta gagasan yang dapat dikembangkan di gugus depan, sekolah, keluarga, dan masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh murid untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui sikap disiplin dan bertanggung jawab dalam berbagai aspek kehidupan.

Disiplin dalam belajar dan beribadah, serta bertanggung jawab dalam kehidupan agama dan sosial menjadi pesan penting yang disampaikan kepada seluruh peserta upacara.

Beliau juga mengingatkan murid untuk menjauhi budaya perundungan atau bullying karena tidak membawa kebaikan. Sebaliknya, murid diajak membangun budaya pertemanan yang positif, saling mendukung, dan saling menguatkan.

“Jika berbuat salah, jangan menunda untuk meminta maaf. Jangan lari dari tanggung jawab. Niscaya kalian akan menjadi pribadi yang berkualitas dan berintegritas,” pesannya.

Di akhir amanat, beliau menegaskan bahwa kunci menjadi pribadi yang berkualitas adalah selalu bersikap disiplin, menjunjung tinggi kebenaran dan tanggung jawab, serta menjaga amanah yang telah diberikan oleh orang tua.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 ini menjadi momentum bagi MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, keberanian, dan kepedulian sosial kepada seluruh murid.

Melalui kegiatan kepramukaan, madrasah berharap murid tidak hanya memiliki pengalaman dan keterampilan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, bertanggung jawab, serta siap memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

Dengan semangat Pramuka, MI Murni terus melangkah bersama mencetak generasi Qurani, berakhlakul karimah, berprestasi, dan berwawasan global menuju Indonesia Emas 2045. (MCM)

#MIMurniSunanDrajat
#HariPramuka65
#PramukaMI Murni
#GenerasiQurani
#IndonesiaEmas2045

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar