Info Sekolah
Kamis, 04 Jun 2026
  • Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif NU Sunan Drajat Lamongan mempunyai Visi "Mewujudkan Generasi Qur'ani, Berakhlakul Karimah, Berprestasi, dan Berbahasa Internasional"
  • Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif NU Sunan Drajat Lamongan mempunyai Visi "Mewujudkan Generasi Qur'ani, Berakhlakul Karimah, Berprestasi, dan Berbahasa Internasional"
4 Juni 2026

MI MURNI SUNAN DRAJAT TERIMA KUNJUNGAN RIHLAH ILMIAH BEM FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS IBRAHIMY SITUBONDO

Kam, 4 Juni 2026 Dibaca 82x Kegiatan Madrasah

Lamongan – MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan menerima kunjungan Rihlah Ilmiah dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Tarbiyah Universitas Ibrahimy Situbondo pada Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Guru Baru (RGB) tersebut diikuti oleh 36 mahasiswa dengan penuh antusias dan semangat untuk menimba ilmu serta pengalaman dalam dunia pendidikan.

Rombongan mahasiswa didampingi oleh Dosen Pembimbing, Ustadz Wedi Syamsudi, M.Pd., serta Gubernur BEM Fakultas Tarbiyah, Saudara Sirojudin. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan, Ustadz Ubaidillah, S.Pd.I., para koordinator bidang, serta jajaran ustadz dan ustadzah.

Suasana kegiatan berlangsung sangat akrab, hangat, dan penuh kekhidmatan. Para mahasiswa tampak menyimak setiap penjelasan yang disampaikan dengan penuh kesungguhan dan tawadhu, layaknya murid yang sedang mendengarkan nasihat dan ilmu dari guru-gurunya.

Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan sambutan dari Kepala BEM Fakultas Tarbiyah Universitas Ibrahimy Situbondo. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan, Ustadz Ubaidillah, S.Pd.I.

Dalam sambutannya, Ustadz Wedi Syamsudi, M.Pd. menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan rihlah ilmiah ini adalah untuk ngalap kaweruh atau mencari ilmu dan pengalaman dari para guru yang telah berkiprah dalam dunia pendidikan.

“Mahasiswa harus memiliki semangat ittiba’ dalam menuntut ilmu. Muridlah yang mencari guru, bukan guru yang didatangkan. Dengan demikian, akan tumbuh rasa hormat, tawadhu, dan keberkahan ilmu yang diperoleh,” tutur beliau.

Sementara itu, Kepala MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan, Ustadz Ubaidillah, S.Pd.I., dalam sambutannya berpesan kepada seluruh mahasiswa agar mampu mengambil berbagai hal positif dari kegiatan tersebut.

“Ambillah yang baik, yang kurang baik ditinggalkan. Jadikan kunjungan ini sebagai sarana belajar dan memperkaya pengalaman,” pesan beliau.

Tidak hanya itu, Ustadz Ubaidillah juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa melalui berbagai kisah inspiratif selama menempuh pendidikan di pesantren. Beliau mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menjaga kedisiplinan waktu, karena disiplin merupakan salah satu kunci utama keberhasilan dalam menuntut ilmu maupun menjalani kehidupan.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Muhammad Khusen Baste, S.Th.I. Doa dipanjatkan agar kegiatan berjalan lancar, membawa manfaat, serta menjadi sarana mempererat ukhuwah dan kerja sama dalam pengembangan pendidikan.

Sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan, acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata antara kedua belah pihak yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.

Memasuki sesi inti, seluruh mahasiswa mengikuti kegiatan rihlah ilmiah bersama Ustadz Ubaidillah, S.Pd.I. yang bertindak sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai aspek implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diterapkan di MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan.

Melalui kegiatan ini, para mahasiswa memperoleh wawasan langsung mengenai konsep, praktik, serta nilai-nilai yang menjadi fondasi Kurikulum Berbasis Cinta. Diharapkan pengalaman tersebut dapat menjadi bekal berharga bagi para calon pendidik dalam mengembangkan pendidikan yang humanis, berkarakter, dan berorientasi pada pembentukan akhlakul karimah.

“Belajar tidak hanya melalui buku dan ruang kuliah, tetapi juga melalui silaturahmi, observasi, dan keteladanan para guru. Semoga rihlah ilmiah ini menjadi langkah awal lahirnya generasi pendidik yang berilmu, berakhlak, dan penuh dedikasi,” pungkas Ustadz Ubaidillah. (MCM)

#MIMurniSunanDrajat
#KurikulumBerbasisCinta
#RihlahIlmiah

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar